Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung

a. Topografi.
Desa Mojoagung merupakan salah satu Desa di wilayah Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Yang tidak teratur bentuk dan arahnya, berjarak 3 km arah Utara dari Ibu Kota Kecamatan Karangrayung. Dan berjarak 28 km dari ibukota Kabupaten Grobogan. Berbatasan dengan sebelah selatan Desa Sumberjosari dan Desa Dempel. Sebelah Barat dengan Desa Rawoh dan Pangkalan,Kemudian Sebelah utara dengan Desa Ketangirejo Kec Godong dan Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Kramat dan Desa Jipang Kecamatan Penawangan.Pada poros desa dilalui oleh sungai Jajar dan terletak pada dataran rendah sehingga sering terjadi banjir
Wilayah Desa Mojoagung terbagi menjadi  6 Dusun, 9 Rw. Dan 46 Rt yaitu :

  1. Dusun Truko ( Rw. 01 terdiri dari 6 Rt ) terletak disebelah Utara yang berbatasan  langsung dengan Kecamatan Godong.
  2. Dusun Ngetos ( Rw. 02 terdiri dari 5 Rt. ) terletak disebelah Timur laut.
  3. Dusun Mojo ( 2 RW yaitu Rw. 03 terdiri dari 3 Rt dan Rw 04 yang terdiri dari 4 RT) terletak di tengah tengan dan sebagai pusat pemerintahan Desa Mojoagung
  4. Dusun Bungkel ( Rw. 05 terdiri dari 6 Rt ) disebelah Timur yang berbatasan dengan kecamatan Penawangan.
  5. Dusun Krasak ( 2 Rw yaitu Rw. 06 terdiri dari 5 Rt dan Rw 07 terdiri dari 6 Rt) terletak di tengah bagian selatan.
  6. Dusun Karangjati ( 2 Rw yaitu Rw. 08 terdiri dari 4 Rt dan Rw 09 terdiri dari 7 RT ) terletak disebelah Selatan.

b. Hidrologi
Sesuai dengan Topografi wilayah Desa Mojoagung, terdapat sungai Jajar yang melintas dari arah selatan ke utara, serta saluran irigasi Sekunder dari Waduk Kedungombo yang bermanfaat untuk mengairi sebagian sawah di Desa Mojoagung sehingga petani bisa menikmati panen padi 2 kali dalam 1 tahun.
Dengan struktur tanah yang gembur sehingga rawan longsor di sepanjang tanggul sungai Jajar,sehingga perlu campur tangan dari pemerintah dalam mengatasi hal tersebut.
 
c. Kwalitas Medan
Dengan wilayah Desa Mojoagung Topografi yang kurang menguntungkan, antar  dusun yang terpisah sehingga jalan desa yang harus dibangun sangatlah panjang dan jembatan penghubung antar dusun juga sangat banyak. Kemudian banyak jalur transportasi dari desa desa yang lain yang bermuara di Desa Mojoagung sehingga jalan yang ada cepat rusak dan tidak mampu segera diatasi oleh warga Desa Mojoagung tanpa bantuan dari pihak Pemerintah.

d. Produktifitas Tanah
Wilayah Mojoagung terpecah menjadi 2 bagian,bagian utara dengan sawah teknis yang mendapat pengairan dari Kedongombo dapat memanam padi 2 kali dalam satu tahun serta palawija 1 kali, sedang bagian selatan terdiri dari sawah tadah hujan dan tegal yang praktis mengandalkan pompanisasi dan curah hujan untuk bisa menanam padi sehingga hasilnya kurang bisa diandalkan dibandingkan dengan Mojoagung yang sebelah Utara. Sebagian besar mata pencaharian penduduk Desa Mojoagung adalah Petani dan buruh petanie. Musim
Di Desa Mojoagung ada 2 musim yaitu musim kemarau ( ketigo ), dan musim penghujan ( rendeng ).

f. Pola Penggunaan Lahan Pertanian

  1. Lahan Sawah Irigasi teknis ditanami padi 2 kali dan palawija 1 kali dalan setahun
  2. Lahan Non teknis  ditanami padi 1 kali dan palawija 1 kali dalan setahun
  3. Lahan Pekarangan ditanami Pohon Buah dan Kayu Jati bahan Bangunan

g. Pendidikan (Data tahun 2013)

  1. Tamat Sekolah Dasar    :   2768 orang
  2. Tamat SLTP                  :     982 orang
  3. Tamat SLTA                 :     616 orang
  4. Tamat Perguruan Tinggi /Akademi    :      175 orang
  5. Tidak tamat SD            :      719 orang

h. Jumlah Penduduk Tahun 2013

  • Laki – laki             :  3.656 Jiwa
  • Perempuan           :  3.819 Jiwa   

  Jumlah                    :  7.475 Jiwa3.

  • Jumlah Kepala Keluarga    :  2.254 jiwa